Trust. He put it. In me.

Gue bukan siapa-siapa. gue bukan seseorang yang sangat sempurna. gue bukan manusia ciptaan Tuhan yang sangat ideal. gue bukan makhluk-Nya yang paling diagungkan. gue hanya seorang manusia biasa yang punya banyaaaaaaaak banget kekurangan.

But he (bukan He)?He has a little faith in me. He knows I can be his truthful friend. Everytime he needs me to be true, he always count on me. Setiap kali kami berbicara satu sama lain, teman gue yang satu ini selalu menaruh kepercayaan ke gue.

One thing that I have never believed about him. Selama ini (baca : 2 tahun) gue pikir dia bohong soal kehidupan dan status selebritinya. selama ini (baca : 2 tahun) gue pikir dia hanya bercanda. dan selama ini (baca : 2 tahun) gue juga mengira dia ngga pernah serius dalam hal membicarakan pekerjaan dan karirnya. and guess what??? He is a REAL CELEBRITY. bahkan suatu kali dia pernah menyarankan gue untuk mencari DVD filmnya.

wat de hek de ah de ef?????@%#^@$^#$@$^%$#&&!^$*!&*(@%^@ *ceritanya ribet*

Sejak awal tahun ini, teman gue ini terus2an membicarakan soal karir hidup dan perjalanan dia sebagai salah satu selebriti di negara adidaya itu. Can you imagine how stupid I am after all these years?? gue berteman dengan salah seorang selebriti yang cukup (kayanya) penting di dunia keselebritian di bagian benua sana. harusnya kan dia lebih sibuk dari CEO perusahaan terbesar sekalipun yang ada di muka jagad raya ini *mulai lagi deh lebay* -_____-”

tapi dia masih selalu menyempatkan waktu untuk ngobrol sama gue via Y!M. almost everyday. itu juga sebenernya kalo dia inget. tau sendiri gue sering ngebahas berapa lamanya dia “vakum” dari dunia internet. kadang sebulan, kadang 2 minggu, kadang 3 minggu. dan gue? gue bisa jadi seonggok daging tak bernyawa tanpa jantung kehidupan dan napas oksigen yang bisa jalan2 ke mall dan ngomong sama orang2 tanpa pake otak karena otak gue juga udah menghilang didonor ke abang2 tukang jualan otak2 di SD sebelah kantor gue dengan harga 3ribu per potongannya. *KYAAAAAAAAAAAAAAAAA*

well. eniweiii. ane mau cerita soal kepercayaan yang dia kasih ke gue yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun *lebaaaaaaaaaaaaaaay baru juga 2 tahun Nyet*

oke-oke. intinya, kepercayaan yang dia kasih ke gue itu sebenernya ngga seberapa. dia hanya percaya kalo gue itu orang yang bener2 jujur pada setiap percakapan kita berdua. apapun yang gue omongin ke dia itulah yang ada di kepala gue dan itulah yang gue rasakan selama 25 tahun gue hidup di planet Bumi. *emang lo pernah idup di planet Pluto, Din?* *ngok*

Kepercayaan yang dia tanamkan di kepala gue ya hanya sesederhana itu. mungkin menurut orang lain, itu biasa aja. tapi buat dia, itu seperti segalanya yang ada di hidupnya. *tsaaaaaaaaaaaaaah* *pret* etapi It’s serious, really. Dia ngga akan bertahan sampe sekarang kalo dia ngga percaya sama semua percakapan kita sebagai teman. dan sumpah demi jagad raya dan bulan dan bintang, gue dan dia sampe detik ini hanya sebagai TEMAN. NGGA PERNAH LEBIH DARI KATA TEMAN. *ya udah sik ngga usah pake kepslok segala jugak kale*

oke. gue ngga akan buat konprensi pers di blog gue ini. OKE???

tapi ada satu hal yang mengganjal di dalam hati gue. setiap kali gue nanya soal selebriti yang seperti apa dia, dia selalu jawab : NO COMMENT. itu sungguh jawaban standar yang pasti bakal dikeluarkan seseorang saat berada di depan konprensi pers seBallRoom Hotel bintang lima. and that’s what he always say to me. always.

jadi kalo misalnya gue secara refleks memunculkan pertanyaan seperti : “May I know your movies you have said to me to find it in DVD stores?”. jawabannya “NO COMMENT”. it means he has not believed me one hundred percent. well ofcourse not yet, my dear. dia mengenal gue juga baru 2 tahun. dia pasti masih menutupi hal2 tertentu yang mungkin bisa membahayakan hidup selebriti dan perjalanan karirnya. and I always take it as I have nothing to lose. as long as I have our friendship, that’s enough for me.πŸ™‚

gue hanya bisa berharap. suatu saat dia bisa memberikan kepercayaan menyangkut hal di atas. cukup untuk hal di atas. tapi yang namanya manusia pasti minta lebih terus. ngga pernah puas. I hope I will never be that person in this case ofcourse. I love him as himself,not as his celebrity status or his popularity.

pokoknya gue akan terus mencoba jadi teman virtualnya yang paling nyata di dalam hidupnya. I don’t care if he believes me 100% or 80% or 75%. as long as he knows that he can count on me anytime he needs me,it’s more than enough for me. coz I am his friend and will always stay as friend.

kalo masalah sifat ke-penasaran-an gue terhadap kehidupan dia yang sebenernya, I will try to keep it inside. kalo suatu saat dia memang udah membuka pintu kepercayaannya yang lain buat gue, I will happily come in and make him comfortable by talking to me about his celebrity life everyday.

gilak ya bok. gue itu tingkat keponya bisa nyampek tingkat dewa langit. bahkan bisa nyamain Buddha Gautama. *eyaoloh lebay nya aja bisa sampek tingkat dewa jugak gini*

Gue punya pesan buat si mas2 pecinta anjing dan penggila futbol juga pembenci kebohongan dan paparazzi ini :

Dear you. Thank you for putting your trust in me. It’s quite hard and weightful. but I will try to make you proud of me as your only friend in virtual world, maybe. and I will try to be not curious with your introvert side. I know it’s hard to be you. Altough I can’t feel how hard it is, but I will try to make you comfortable with our friendship. once again, thank you so much.

Sincerely,

your friend

untuk yang membaca: ngga semua hal yang lo baca itu sesuai dengan perkiraan yang ada di otak lo setelah lo membacanya. Sekian dan terima komentar *etumben baek bener loh*πŸ™‚

Tagged: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

Jenny Jusuf

In Between...

aMrazing

How I Become Immortal

Carousel Of Memories

A Blog By Rahne Putri

Nauval Yazid & His Words.

Obviously written by the owner of the words, Nauval Yazid. Ask me how to pronounce the name.

Lembar Hidup

..you are reading what matters to me.

NoComplaintWeek

Project "NoComplaintWeek": 7 hari tidak mengeluh. Di sini tempat berbagi semua yang berpartisipasi :)

%d bloggers like this: