One third of South Korea.

Mimpi itu sudah terlaksana. Dan mungkin akan ada mimpi yang berikutnya. Mimpi yang jauh lebih hebat dan lebih tak terkira lagi.

Cuman Tuhan yang bisa berikan. Cuman Dia.

9 Juni. Aku akhirnya menginjakkan kaki di tanah ginseng. Bertahun-tahun lamanya aku menorehkan negeri itu di salah satu mimpiku. dan Tuhan menjawabnya di tahun ini. Bukan hanya 1 atau 2 hari, tapi seminggu penuh aku diberi jatah olehNya menapakkan kaki dan menelusuri keindahan negara yang satu itu.

SOUTH KOREA. KOREA SELATAN. Negeri para pecinta teknologi dan hiburan. Bukan itu saja, negeri ini dianugerahi banyak keindahan dan kesopanan. Ia sudah jadi salah satu kiblat dunia tentang banyak hal. Negeri yang sudah berhasil bangkit. dan aku sungguh bangga bisa mendarat di sana walaupun tidak lama. Ah~

Resolusiku yang paling baru malah terwujud duluan. Mungkin karena dia terlalu mudah. HAHAHAHAHAH SOMBOOOOONG~ (cek deh di sini)

3 resolusi yang paling duluan malah ga terwujud-wujud juga. Aku pasrah saja, biar Dia yang atur waktuNya. Semakin sesuai dengan waktuNya semakin aku jadi anak yang soleh. Begitu kalo boleh mengutip kata-kata adik pertamaku. Hihi~

Banyak yang kupelajari dari negeri ginseng itu saat sedang berada di sana. Bukan hanya budaya mereka yang makin makin aku kagumi, tapi juga ternyata sikap humble penduduknya yang kuakui memang benar adanya. Sebelumnya kukira itu hanya ada di drama/film aja. ternyata aku salah. *salim tangan*

9 Juni, di sana sudah mulai menapak ke musim panas. Suhu sih mirip dengan Indonesia, tapi kelembabannya rendah banget. Kalo kita jogging, biar keringetan enaknya siang hari jam 11-12. Hahahaha susaaaah keringetannyaaa.

Dari utara ke selatan Korsel (ngga sampe ke Korut kok), sudah 3 propinsi aku kunjungi. Ketiganya punya ciri sendiri-sendiri.

Propinsi pertama = Gangwon. Propinsi yang satu ini udah dekeeeet banget sama perbatasan Korsel Korut. Kalo aja bisa dikejar, aku kepingin sampe ke DMZ alias Demiliterized Zone dimana pagar perbatasan kedua negara dibikin. Duh ~ agak nyess kalo inget cerita pagar ini. Dua sodara kandung yang bertengkar emang beneran paling susah dibikin damai. Semoga aja suatu saat dua negara kakak beradik ini bisa akur. Biar bisa nyusul Jerman di beberapa tahun yang lalu. Jadinya malah lebih keren ~ Amin~

Gangwon letaknya di utara agak ke timur Korsel. Lokasi wisata paling ajib sama wisatawan baik itu domestik atopun internasional namanya Gunung Seorak. Walopun di musim panas, gunung ini tetep bersuhu rendah, sampe suhu 15 derajat. Brrr~ Di sini udah diresmikan jadi Taman Nasional Gunung Seorak, mirip-mirip sama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango gitu. Bedanya ngga ada kebon teh ato sejenisnya. Di sini lebih diposisikan jadi tempat berdoa untuk pemeluk agama Buddha. Patung Buddha nya guedeeeeee banget.

image

Jangan kaget lohya kalo selama di situ banyak ngeliat orang-orang Korea baik itu tua atopun muda pada pulang turun gunung. Mereka niat abis kalo udah urusan naik gunung ato sejenisnya. Bergerombol dan punya gaya pakaian sendiri.

image

Yang aku salut itu, mereka punya hobi naik gunung tanpa pandang usia. Dari usia produktif seumuran aku sampe kakek nenek yang kelihatannya kokya ngga bakal sanggup daki gunung setinggi Gunung Seorak. FYI, Gunung Seorak ini tingginya 1000 meter lebih dikit. Untuk ukuran orang yang tipe MAPALA inisih bukan apa-apa. Tapi ukuran kakek nenek di Korea, ini udah lumayan bangeeeeet. Dan akhirnya aku menyimpulkan, bahwa rata-rata usia kakek nenek di sana emang dari muda udah hobi naik gunung setiap ada waktu senggang. EDAN~ kurang sehat apaaaa~

 

Propinsi kedua = Gyeonggi. Kalo kenal sama negeri ini pasti udah tahu ini letaknya dimana. Yep, ini megapolitannya Korsel alias letak ibukota tercinta. Kalo dibilang, propinsi ini DKI Jakarta nya Indonesia. Semua orang sibuk. Semua orang jadi penting. Semua orang jadi hi-tech. Hahahaha. Di sinilah aku mulai kagum sama budaya yang lain lagi. Kesibukan merekalah yang jadi budayanya. Semua orang memandang hanya ke smartphone atopun gadgetnya. Tapi tetep eksis sama yang namanya peraturan. Ngga ada yang namanya telat, buang sampah sembarangan atopun PDA (Public Display Affection). Mentok cuman suap-suapan aja di pinggir jalan. Hihihi~

Gyeonggi ini salah satu propinsi penting untuk kemaslahatan Korsel. Gimana engga? di situ ada ibukota negara yang jadi pusat pemerintahan. Hebatnya, pusat industri bukan di situ. Pusat industri tersebar di beberapa propinsi penting lainnya di Korsel. Seoul, ibukota Korsel, yang jadi kota penting di Gyeonggi, cukup untuk jadi pusat pemerintahan dan kesibukan para pencari nafkah.

image

Akibat dari pusat pemerintahan inilah Seoul jadi kota yang punya banyak tempat wisata. Jangan kaget juga kalo pasar aja bisa jadi lokasi tujuan wisata domestik ato pendatang. Gokil kan? Bayangkan aja pasar ikan yang semrawut dan basah bisa jadi salah satu tujuan wisata di kota ini. Ahahahahahahahaha~ Namanya Gwangjang Sijang (Gwangjang Market). Beneran pasar ikan basaaaah sebasah basahnya ikan baru dibawa dari laut.

Kalo ngomongin ibukota negeri satu ini pasti ngga akan cukup sehari dua hari nulisnya. Mending aku rangkum bagian menariknya aja kaliya~

Dongdaemun (dengan ribuan mallnya), Namdaemun (Myeongdong part), Namsan Tower, Namsan Hanok Village, Mapo (Hongdae part), Jongno (Gwanghwamun square dan sungai Cheonggyecheon) dan masih buanyaaaaaak lokasi keren lainnya. Yang paling pengen didatengin itu Myeongdong dan Gwanghwamun. Myeongdong dengan kesesakannya oleh manusia manusia penggila belanja dan kuliner. Gwanghwamun dengan patung Lee Soonshin yang berdiri megah dan air mancur naik turunnya di tengah lapangan.

image

Ih bisaan deh bikin kota sibuk gitu penuh sama wisatawan sanasini. :’)

Propinsi ketiga = Jeollanam. Kalo diterjemahin artinya Propinsi Jeolla Selatan. Otomatis ada juga propinsi Jeolla Utara. Doi letaknya di paling selatan Korsel. Tetanggaan sama Propinsi Jeju yang terkenal itu dengan perantara laut luas. Ehehehehe~ Lokasi ini paling akrab sama musim panas. Letaknya yang makin ke khatulistiwa bikin doi makin seger pas musim dingin, makin menggila di musim panas. HOT BOK~

Jeollanam ini termasuk di daftar propinsi sumpek industri. Banyak banget pabrik pabrik kanan kiri jalan kalo kita perhatiin bener-bener. tapi air sungai dan teluknya masih bersiiiiiiiih banget. Gilak edanlah pokoknya. Pabrik kapal, elektronik, mobil, dkk dll banyak berkeliaran di sini. Segitu banyaknya industri, propinsi ini masih termasuk sepi penduduk. Malahan Seoul yang segitu kecilnya lah yang rame penduduk.

image

Etapi jangan salah. Salah satu kota kerennya, Gwangyang, punya banyak lokasi keren untuk poto-poto narsis. Jembatan a la Suramadu di Madura bisa ditemuin di kota ini. Namanya Jembatan Lee Soonshin. Masih satu karakter pahlawan sama yang ada patungnya di Gwanghwamun square. Panjangnya lebih dari 2000 meter. Huwah~ sempet mampir juga ke museum jembatan ini. Emang hi-tech abis deh sejarahnya. Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan kota Yeosu dan Gwangyang. Ga kalah kan sama Seoul ? :’)

image

Di propinsi yang terakhir ini, aku juga sempet mampir ke kota Suncheon. Semacam Ancol nya Jakarta gitu, cuman di sini dibuat lahan seluas puluhan hektar untuk jadi wisata taman seluruh dunia. Namanya Suncheon Bay Garden. Dan beneran, hampir seluruh negara di dunia diwakili di sini untuk bentuk pertamanannya. Hedyaaaaaan. Makin mangap aku dibikin sama pemerintah propinsinya. Beneran jadi bagus banget lokasi wisatanya. Ngga nanggung sama sekali. Ah~

image

Propinsi di Korsel ada 9. Dan aku baru sanggup kelilingin 3. Jadi masih sisa 6 propinsi lagi. Itupun 1 propinsi masih banyak lokasi keren lainnya yang belum kesampean deh. Haduuuh~ banyak PeeR. Ahahahaha~

Udah kepanjangan sepertinya. Suatu saat, kalo aku boleh kembali ke negeri ini, aku bakal posting cerita baru lagi.

Janji. Suwer. Promised.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

Jenny Jusuf

In Between...

aMrazing

How I Become Immortal

Carousel Of Memories

A Blog By Rahne Putri

Nauval Yazid & His Words.

Obviously written by the owner of the words, Nauval Yazid. Ask me how to pronounce the name.

Lembar Hidup

..you are reading what matters to me.

NoComplaintWeek

Project "NoComplaintWeek": 7 hari tidak mengeluh. Di sini tempat berbagi semua yang berpartisipasi :)

%d bloggers like this: