Tentang sendiri

Kepada Kesendirian.

Ada 6 milyar manusia di muka bumi dan kau masih saja senang berbisik pada mereka untuk menyendiri.

Kau masih saja senang membangunkan mereka di tengah malam, hanya untuk menyadarkan bahwa mereka seorang diri. Kau masih saja menyorotkan sinar matahari yang terik di siang hari, hanya untuk membuat mereka merasa sepi sendiri. Kau masih saja menyembunyikan cahaya bulan di malam hari, hanya untuk membuat mereka merasa tak dianggap.

Kau, dengan keahlianmu, mengajak seseorang untuk tenggelam dalam kesedihannya. Kau, dengan kemanisanmu, menarik seseorang untuk kembali ke masa lalu. Kau, dengan kepintaranmu, membujuk seseorang untuk membenci hidupnya.

Kau pun sering hinggap di keseharianku. Aku, yang masih belajar untuk tegar, menjadi sangat mudah untuk mengikuti alur drama yang kau sediakan. Sungguh, aku sering bingung apakah aku harus berterimakasih atau harus kesal padamu.

Kau sering menatapku dari kejauhan, hanya untuk memantau kapan saat yang tepat untuk menggerogoti perasaanku. Aku, yang masih belajar untuk tegap, harus bersusah payah untuk menolak rayuan gombal darimu. Sungguh, aku semakin bingung apakah aku harus bersyukur atau merutuk atas kehadiranmu.

Saat aku menulis surat ini, kau pun turut campur dalam memberikan kata-kata supaya lebih indah. Kau juga mulai melancarkan serangan memori di dalam kepalaku. Tentang kebiasaanku menyendiri, tentang keinginanku untuk menyendiri, tentang aku dan kesendirianku.

Aku tahu, kalau kau akan selalu ada untukku. Entah itu untuk kebaikan atau ketidakbaikan, tak mengapa. Oleh sebab itu, sebelum kau beranjak menghilang lagi, aku ingin mengucapkan sesuatu : Terimakasih sudah membiarkan aku merasakan sendiri di saat aku tak ingin sendiri. Dan terimakasih sudah membiarkan aku merasakan tak sendiri di kala aku ingin sendiri. Asal kau tahu saja, aku terkadang benci denganmu. Tapi aku tak mau membencimu berlebihan. Nanti aku malah jadi cinta padamu.

Semoga kau tak pernah bosan denganku~

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

Jenny Jusuf

In Between...

aMrazing

How I Become Immortal

Carousel Of Memories

A Blog By Rahne Putri

Nauval Yazid & His Words.

Obviously written by the owner of the words, Nauval Yazid. Ask me how to pronounce the name.

Lembar Hidup

..you are reading what matters to me.

NoComplaintWeek

Project "NoComplaintWeek": 7 hari tidak mengeluh. Di sini tempat berbagi semua yang berpartisipasi :)

%d bloggers like this: