Berdamai dengan Rindu

Kepada Rasa Rindu.

Sudah berapa banyak manusia yang tersiksa olehmu? Sudah berapa kali mereka meraung menangis meronta dalam diam karenamu? Sudah berapa jiwa yang terkoyak dalam gelap karenamu?

Diantara jutaan manusia tersebut, terseliplah aku.

Aku pun tak ingin terperangkap selamanya di dalam lingkaranmu. Aku sudah berulang kali jatuh dan bangkit demi menyembuhkan diriku sendiri. Aku sudah lelah. Sudah.

Surat ini sengaja kutujukan padamu. Alasannya sederhana. Aku hanya ingin berdamai denganmu. Aku hampir kehabisan akal untuk menghindar darimu. Tapi apalah dayaku. Seorang manusia yang memiliki perasaan sederhana namun rumit yang dikenal dengan kata Cinta.

Ketika cinta mulai menggerogotiku, aku pun terserang gejala darimu, wahai Rindu. Aku tak mampu menghindar. Aku tak mampu mencegah. Gejala darimu tak sanggup kuhentikan, bahkan tanpa kusadari, aku semakin tenggelam di dalammu.

Oleh karena itu, aku berniat baik melalui surat ini. Aku tulus ingin berdamai denganmu. Aku ingin menjadi temanmu saja. Dengan begitu, aku tidak perlu lagi merasa tidak aman bila di dekatmu. Aku tidak perlu lagi merasa gelisah dan akhirnya menjadi kelelahan saat berhadapan denganmu.

Atau mungkin pada saatnya nanti, aku akan menikmati kehadiranmu. Dan akhirnya, aku bersyukur atas hal tersebut.

Jika kau menerima jari kelingkingku untuk berdamai, aku akan mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya. Sama halnya jika kau juga menerima tawaranku menjadi teman.

Aku akan menunggu sampai kau menerima keduanya. Sebelum dan sesudahnya, terimakasih atas perhatianmu kepada suratku ini.

P.S : Terimakasih juga karena sudah menaruh rasamu di hati seseorang untukku ya. Hehehe.

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

Jenny Jusuf

In Between...

aMrazing

How I Become Immortal

Carousel Of Memories

A Blog By Rahne Putri

Nauval Yazid & His Words.

Obviously written by the owner of the words, Nauval Yazid. Ask me how to pronounce the name.

Lembar Hidup

..you are reading what matters to me.

NoComplaintWeek

Project "NoComplaintWeek": 7 hari tidak mengeluh. Di sini tempat berbagi semua yang berpartisipasi :)

%d bloggers like this: