Para wanita kesayangan (I)

Kepada Penghuni Kost CR3 Baranangsiang Bogor Tengah.

APA KABAR KALIAN, PARA WANITA KESAYANGANKU??
Ah sungguhlah betapa rinduku sudah meluap tak mampu lagi dibendung.

Bagaimana tidak rindu? Dulu aku tak pernah absen menghampiri setiap pintu kamar kalian. Dulu aku tak pernah absen meneriaki nama kalian semua.

Sekarang …
Aku hidup berjauhan dari kalian. Aku sudah tak bisa mengetuk asal-asalan pintu kamar kalian. Aku sudah tak bisa menyapa kalian di saat bangun pagi (atau menjelang siang). Aku sudah tak bisa makan pagi atau makan malam bersama kalian. Aku sudah tak bisa menghabiskan waktu menonton sampai bosan bersama kalian.

Ah, aku benar-benar rindu. Rindu serindu-rindunya rindu.

Sebenarnya banyak kata yang ingin kutuliskan di surat ini. Tapi satu surat saja tidak akan cukup untuk menjelaskannya. Aku butuh 30 surat untuk bercerita pada kalian.

Ah, sungguhlah. Sungguhlah rindu.

Doakan saja aku bisa melakukan kunjungan rindu di bulan-bulan depan. Supaya aku bisa menemukan kalian dalam sekali hinggap di rumah kost tercinta itu. Karena surat ini hanya sebagai perantara dan pengantar rasa rindu yang semakin menggunung.

Ah, aku benci padamu, wahai kata rindu. Maafkan aku teman-teman, karena meng-abuse kata rindu di surat ini.

Jaga kesehatan kalian, para wanitaku yang tangguh. Nantikan kedatanganku kembali suatu hari nanti. Demi “persaudaraan” kita!

Yang tak habis rindunya ditelan oleh waktu.

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

Jenny Jusuf

In Between...

aMrazing

How I Become Immortal

Carousel Of Memories

A Blog By Rahne Putri

Nauval Yazid & His Words.

Obviously written by the owner of the words, Nauval Yazid. Ask me how to pronounce the name.

Lembar Hidup

..you are reading what matters to me.

NoComplaintWeek

Project "NoComplaintWeek": 7 hari tidak mengeluh. Di sini tempat berbagi semua yang berpartisipasi :)

%d bloggers like this: