Surat ketiga terakhir

Kepada Rasa yang (akhirnya) menjadi Bangkai.

Surat ini khusus kutulis untukmu, wahai bangkai perasaan. Kau kusebut begitu karena kau mulai membusuk dan punya bau yang menyengat. Kau sungguh tidak menyenangkan untuk selalu kusimpan.

Aku harus menuliskannya di surat ini. Kau punya posisi yang istimewa, yakni sebagai penerima surat ketiga terakhirku. Aku harus menuliskannya supaya kau tahu dimana posisimu. Menjadi penerima surat dariku yang (menurutku) penting untuk kau simak dengan baik.

Aku sudah mendapat jawaban dari pertanyaanku selama ini tentangmu. Tadi malam, aku sudah mendapatkannya dengan sangat jelas.

Jawabanmu adalah kau ingin cepat menjadi bangkai.

Seperti yang kau tahu, proses menjadi sebuah bangkai itu cukup membutuhkan hitungan jam. Dan benar saja, kau pun berubah dari perasaan indah menjadi bangkai perasaan dalam sekejap.

Kalau saja aku perlu menuliskan “aku membencimu” di sini. Kalau saja aku perlu mengungkapkannya di sini.

Sayangnya kalau kutuliskan, kau nanti malah besar kepala dan menjadi sombong. Kau nanti malah merasa aku berikan perhatian.

Jadi, aku lebih baik tidak mengacuhkan keberadaanmu selama ini. Aku lebih baik mengabaikanmu. Dengan begitu, kau akan semakin cepat rusak dan membusuk.

Kau pasti berpikir aku akan menyesal di masa yang akan datang. Tenang saja, kau tak perlu terlalu perhatian seperti itu. Penyesalan pasti akan datang padaku. Tapi penyesalan itu bukan karena aku menyesal telah membuatmu menjadi bangkai busuk. Penyesalan yang ada adalah seharusnya aku membuatmu busuk sedini mungkin. Sedari dulu. Semenjak awal. Ya, itulah penyesalanku nanti.

Surat ketiga terakhir ini khusus kupersembahkan untukmu, wahai bangkai perasaan. Semoga kau senang menerimanya. Semoga kau menikmati saat membacanya. Setelah itu, kupersilakan kau membusuk. Dan kukubur dalam-dalam di liang tergelap.

 

Dari penggemar tersayangmu.

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

Jenny Jusuf

In Between...

aMrazing

How I Become Immortal

Carousel Of Memories

A Blog By Rahne Putri

Nauval Yazid & His Words.

Obviously written by the owner of the words, Nauval Yazid. Ask me how to pronounce the name.

Lembar Hidup

..you are reading what matters to me.

NoComplaintWeek

Project "NoComplaintWeek": 7 hari tidak mengeluh. Di sini tempat berbagi semua yang berpartisipasi :)

%d bloggers like this: